JANGAN JANGAN

Munali,
bertinggal di kab Malang

Rombongan dari Al Amin Sorong Papua telah melakoni sebuah perjalanan yang sangat mengoyak nalar kesadaran. Demikian, apresiasi yang dilontarkan oleh bunda Fifi dari Bangil, yang beliau sendiri sangat pantas mendapatkan Apresiasi Award, seandainya diadakan.

Menyusuri derasnya lautan, menakhlukan ombak dasyat dengan semangat perjuangan untuk sebuah langkah awal kesuksesan. Bagaimana dapat kita bayangkan, kekuatan yang dimilki oleh peserta dalam hari hari diatas perahu seakan tidak dapat diukur dengan timbangan apapun.

Seolah sedang menjalani sebuah tour menjemput kesuksesan, mampir ke sanak saudara yang saya yakini disambungkan dari pemilik Iro Society ini. Dari satu kota ke kota yang lain, dari satu Sekolah ke sekolah lain. Saya juga menjadi berangan-angan, jangan-jangan tujuan utama adalah memang ingin ke ITS Surabaya, ha ha

Saya juga membayangkan bagaimana bangganya para murid guru dan yang telah berhasil mendapatkan medali. Di tengah tengah proses kompetisi dengan berbagai peristiwa yang menjadi catatan pribadi. Karena mungkin tidak mudah diulang, semoga mereka akan segera menjadi bintang di harian Radar Sorong.

Tentu yang tidak terbayangkan adalah kebanggan saat dapat mengunjungi kampus ITS Surabaya serta dapat bertemu dengan Guru Besar yang telah menjadi guru dari para gurunya dan juga bapak Rektor yang mungkin menjadi sebuah hadiah kejutan.

Semua pasti bukan hanya sebuah kebetulan, tetapi dari sebuah perencanaan yang matang. Dari seorang ibu Nurfin yang sangat super semangatnya dalam upaya mengubah tradisi yang biasa menjadi luar biasa.

Bertemu Profesor Imam Robandi, adalah bukan main main. Banyak kejadian dan peristiwa yang tidak tebayang sebelumnya menjadi nyata. Semangat yang anda dapat saat berdekatan dengan seorang Imam Robandi pasti sulit untuk disampaikan, tetapi rasa yang didapatkan. Yang itu pasti telah didapatkan oleh ibu Nurfin dan rombongan.

Selamat melanjutkan perjalanan, Kafilah dari Sorong Papua. Semoga lancar dan mendapatkan kemudahan dalam meraih asa.

Madura, 30 Okt 2019

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *